5 Kasus Penipuan Investasi Yang Umum Terjadi

Kasus penipuan investasi sering dilakukan oleh sekelompok orang-orang yang mendirikan kantor rakitan yang dikenal dengan istilah “boiler room”. Guna meyakinkan anda bahwa perusahaan mereka bersifat riil, mereka mungkin akan mengirimkan anda sebuah website perusahaannya, sehingga terlihat sangat profesional. Mereka mungkin juga mendirian nomor yang dapat dihubungi bebas pulsa dan alamat palsu untuk membuat seolah-olah perusahaannya tampak sah.

Namun, perusahaan itu tidak pernah ada. Segala sesuatu didalam website ini adalah palsu, mulai dari kotak pos, nomor telepon hingga kantornya yang bersifat sementara. Pada saat anda sadar bahwa anda telah kehilangan seluruh uangmu, penipu akan menutup akunnya dan berpindah ke jenis penipuan yang lainnya.

Kasus penipuan tentang investasi umumnya melibatkan untuk mengharuskan anda menempatkan uang ke dalam investasi yang tidak jelas – atau salah satu bentuk investasi yang sebenarnya tidak pernah ada. Dalam sebagian besar kasus, anda akan kehilangan sebagian atau seluruh uang anda. Dibawah ini adalah beberapa bentuk penipuan tentang investasi yang umum terjadi, yaitu:

  1. Skema uang muka

Dalam skema uang muka, korban dibujuk untuk membayar uang muka guna mengambil keuntungan dari tawaran yang menjanjikan secara signifikan (tingkat labanya). Tujuannya adalah si penipu akan mengambil uang dan korban tidak pernah mendengar kabar dari mereka lagi.

Si penipu sering menargetkan investor yang pernah kehilangan uang saat bertaruh dalam investasi yang beresiko. Mereka akan menghubungi si investor dengan tawaran untuk membantu memulihkan kerugiannya dari investasi yang sebelumnya. Mereka mungkin mengatakan bahwa dirinya akan membeli atau menukar investasi dengan janji keuntungan besar bagi investor tersebut, dengan catatan si investor harus terlebih dahulu membayar biaya “dari laba”, deposito atau pajak. Jika investor mengirimkan uang dalam jumlah besar, mereka akan kehilangan dalam waktu singkat.

  1. Kasus penipuan sekuritas yang terbebas dari biaya

Saat sebuah perusahaan ingin menjual sekuritas di Kanada, hal ini harus mengajukan prospektus dengan para regulator sekuritas. Sekuritas yang terbebas dari biaya adalah pengecualian. Mereka dapat dijual  tanpa prospektus, tetapi hal ini dibatasi pada investor yang terakreditasi atau memiliki kondisi tertentu lainnya.

Dengan sendirinya, sekuritas yang terbebas dari biaya bukanlah bentuk penipuan. Tetapi beberapa penipu diluar sana membuat penipuan sekuritas “yang terbebas dari biaya”. Anda harus waspada saat mendapatkan panggilan telepon yang tidak diminta tentang tips panas dalam bisnis online yang menjanjikan investasimu aan “go public”. Anda mungkin akan mengatakan bahwa investasi tersebut hanya tersedia untuk orang-orang yang sangat kaya raya, tetapi dikecualikan untuk orang biasa seperti anda. Anda bisa diminta untuk menandatangani beberapa dokumen yang memberitahukan penghasilan atau kekayaan bersih. Jika anda harus berbohong tentang seberapa banyak uang yang anda miliki, anda mungkin berurusan dengan seseorang yang melanggar aturan.

  1. Penipuan forex

Pasar valuta asing (forex) dianggap pasar keuangan terbesar dan paling likuid di dunia. Investor membeli dan menjual mata uang dengan tujuan menghasilkan uang pada perubahan nilai tukar. Tetapi perdagangan dalam mata uang asing bisa menjadi sesuatu yang sangat beresiko. Iklan forex mempromosikan akses yang mudah ke dalam pasar valuta asing, seringkali melalui program ataupun perangkat lunak. Tetapi perdagangan valuta asing didominasi oleh orang-orang kaya, bank-bank internasional dengan sumber daya staf yang sangat terlatih, akses ke teknologi terdepan dan rekening perdagangan yang besar. Ini sangat sulit untuk secara konsisten mengalahkan para profesional. Anda mungkin tidak diberitahu bagaimana resiko perdagangan forex itu.

Selain itu, beberapa skema perdagangan forex mungkin bisa diatakan sebagai bentuk illegal atau penipuan. Dikarenakan layanan perdagangan forex kerap dioperasikan secara online dari negara lain, perusahaan-perusahaan yang tidak diregulasi dapat memasarkan layanannya jauh dari aturan. Uang anda mungkin tidak diinvestasikan seperti yang dikatakan, dan anda mungkin akan diminta untuk mengirimkan sejumlah yang ke rekening luar negeri sebelum anda mulai berdagang, dimana uang tersebut nantinya tidak dapat diakses. Dalam situasi seperti ini, anda mungkin kehilangan sebagian atau seluruh uang yang telah dikirimkan.

Oleh sebab itu kalian harus mulai berhati-hati apabila ingin melakukan bisnis online investasi yang menjanjikan cara cepat dapat uang pada dunia maya. Jangan sembarang memilih, disarankan untuk memilih yang sudah banyak review dari para netizen.

  1. Kasus penipuan investasi diluar negeri

Kasus penipuan ini menjanjikan keuntungan besar jika anda mengirimkan uangmu “keluar” atau lebih tepatnya ke negara lain. Dalam kebanyakan kasus, tujuannya adalah untuk menghindari atau menurunkan pajakmu. Anda harus bersikap skeptic terhadap skema menghindari pajak – karena anda bisa dikenakan sanksi dalam bentuk pajak, bunga dan denda dari pemerintah.

Ada resiko lainnya didalam investasi diluar negeri, juga. Jika anda memindahkan uang tersebut ke negara lain atau sesuatu yang tidak beres, maka anda tidak bisa selalu membawa kasus tersebut ke pengadilan sipil. Mungkin sangat mustahil untuk mendapatkan uangmu kembali.

  1. Kasus penipuan masa pensiun

Kasus penipuan ini menargetkan orang-orang yang memiliki tabungan pensiun dalam Locked-In Retirement Account (LIRA). Dalam kebanyakan kasus, anda tidak bisa menarik uang dari LIRA sampai anda mencapai usia tertentu, umumnya sekitar 55 tahun atau diatasnya. Umumnya ada batas untuk seberapa banyak uang yang dapat anda ambil setiap tahun, dan anda mungkin harus membayar pajak atas uang yang anda cairkan.

Kasus penipuan ini sering dipromosikan dalam iklan di surat kabar sebagai “pinjaman RRSP khusus” yang mengijinkan anda untuk menyiasati hukum pajak dan memanfaatkan dana anda yang terkunci didalamnya. Untuk mendapatkan pinjaman, anda harus menjual investasi yang dipegang LIRA dan menggunakan uang tersebut untuk membeli sebuah saham di perusahaan rintisan melalui promotor yang menjualnya. Sebagai imbalannya, promotor berjanji untuk memberikan laba sebesar 60% sampai 70% dari uang yang anda investasikan. Mereka akan menjaga sisanya sebagai biaya. Anda berpikir jika anda akan mendapatkan uang tunai, tidak membayar pajak didalamnya, dan masih memegang investasi yang berharga didalam LIRA. Tetapi investasi yang anda beli sama sekali tidak berharga, dan anda mungkin tidak akan pernah melihat adanya laba. Bisa jadi anda telah kehilangan tabungan masa pensiunmu.